Gaily chatting with him, tapping on the dashboard when a new song popped from the stereo.
Okay, I did it again. This song embedded itself among my neurons, thus impairing me from further focusing on my tasks at hand.
What song was it? Setanggi Syurga by Inteam.
Yeah, I know. Vintage already. I sort of like music from the dinosaur age, they're at least better than the crap nowadays on the radio.
At least, my taste has improved. I remember me from the old days; resenting anything related to nasyid except those played by Shoutul Aman.
Percaya kata janjiMu
Kerna ku yakin apa di genggamMu
Keharuman setanggi syurga
Bukan kilauan sebilah belati
Tersiksa jiwa merindu
Bagai terkurung dibasah tengkujuh
Kewangian aroma bunga
Tak menggugah keteguhan iman
Cinta tak pernah terbunggar dan terlebur
Pada redup renung mata yang menipu
Tuntas ku mendaki
Puncak cinta teragung
Izinkan aku melafazkan kata
Bicara hati yang mudah diterjemah
Betapa aku gerun pada teduh untuk bernaung
(Kerna awan itu rapuh)
Bahagia buat mereka
Yang bertemu cinta yang teragung
Yang membawa ke syurga hakiki dan abadi
Dendam tak marak menyala dan membakar
Oleh putih salju yang berguguran
Kerna dosa itu
Lebih hitam dan kelam
Ku anyam rindu menjadi hamparan
Kerna ku pasti adanya pertemuan
Di sana nanti bukti cinta suci dilafazkan
Tak bertemu pengucapan
Percaya kata janjiMu
Kerna ku yakin apa di genggamMu
Keharuman setanggi syurga
Bukan kilauan sebilah belati
Kata janjiMu...
Seharum setanggi syurga
Quite catchy music they had. And illuminating lyrics.
*sigh* This has to be the aftermath of dealing with performance unit from MEP dinner. Now I'm liking nasyid.
What next crazy bug gonna bit me?

2 comments:
heyy..raihan had always been the bestest everr..
yeah, had, yg lepas.
skarang punya agak menghampehkan :(
dengar la lagu2 lama dorang
semuanya penuh makna + alunan yg catchy
cheers
nasyid lama2 best. though i know close to nothing about thme, but i still enjoy intifada, some of hijjaz and that of raihan.
eh, raihan wujud lagi kah? hehe.
Post a Comment