Allah, adikku ini aku kasih benar keranaMu.
Ku pohon Kau yang Maha menjaga hati,
tenangkan hatinya setenang air telaga Kauthar.
Lancarkan tuturnya selancar sungai susu jannahMu.
Kuatkan dia dengan rahmatMu.
Moga dia rasa kuat dan yakin yang hanya dengan rahmatMu
dia bisa tenang dan buat yang terbaik..
Biarkan hatinya yakin yang dia mampu lakukan
kerana dia puteri kebanggaan ayah bonda dan serikandi Islam yang didamba...
Allah, kuatkan hatinya..
Ku pohon sesungguhnya...
Ku pohon Kau yang Maha menjaga hati,
tenangkan hatinya setenang air telaga Kauthar.
Lancarkan tuturnya selancar sungai susu jannahMu.
Kuatkan dia dengan rahmatMu.
Moga dia rasa kuat dan yakin yang hanya dengan rahmatMu
dia bisa tenang dan buat yang terbaik..
Biarkan hatinya yakin yang dia mampu lakukan
kerana dia puteri kebanggaan ayah bonda dan serikandi Islam yang didamba...
Allah, kuatkan hatinya..
Ku pohon sesungguhnya...
Exhale. Owh my back hurts.
p/s: Current city has changed to Cairo, Egypt since 1700 (GMT+2, daylight saving) 18th September 2010. Current emote has since changed to catastrophic.
---This is where you leave because Atiqah is being absurd as ever, and you are sick of worrying for your own sanity.---
Let me be frank. I dreaded coming back this year to the unpleasantness awaiting me, the plague I was scared to come to face and say "Get the h*ll out of my face" since semester before.
I let this befall me. And I can't even stand up for what I want, because the consequences are too tiring, though maybe this is what He knows is good for me.
I still hate this.

No comments:
Post a Comment